Kantai Collection dan Kecenderungan Kita Memilih Untuk Mencintai

Beberapa kali saya melakukan percakapan tentang bagaimana biasanya seseorang yang bermain permainan browser “Kantai Collection” biasanya akan mudah menjadi ladur (lelaki durhaka) dengan cara mengganti kapal sekretaris yang ia gunakan. Tapi apakah ada alasan dibalik semua ini?

Ada sebuah ungkapan dalam bahasa Jawa yang berbunyi “witing tresno, jalaran soko kulino” yang kira-kira jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia bisa berarti “cinta tumbuh karena terbiasa bersama”. Bahkan salah satu band besar di Indonesia pernah menciptakan sebuah lagu dengan judul risalah hati, dimana bagian reffnya memiliki lirik seperti ini:

Beri sedikit waktu biar cinta datang karena telah terbiasa

Berikut video klip dari lagu tersebut:

 

Beberapa waktu lalu, saya menemukan sebuah esai dari nytimes yang berjudul “To fall in love with anyone, do this“, dimana artikel tersebut menguraikan bagaimana kita bisa “memaksa” diri kita untuk mencintai seseorang dimana salah satu hal yang harus dilakukan demi memenuhi hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencintai seseorang adalah untuk menatap mata masing-masing selama 2 hingga 4 menit.

Metode ini telah sukses dilakukan oleh seorang psikologis yang bernama Arthur Aron, dimana ia berhasil menjodohkan dua orang yang sama sekali tidak mengenal satu sama lain. Hal ini juga akhirnya dipublikasikan lewat sebuah jurnal ilmiah oleh Arthur Aron sendiri dan beberapa orang koleganya pada tahun 1995. Jurnal tersebut bisa dibaca maupun diunduh secara gratis di sini.

Pada jurnal tersebut juga dituliskan beberapa pertanyaan yang menjadi inti dari proses kita memilih untuk mencintai seseorang. Ada 36 pertanyaan yang terbagi dalam 3 set berbeda, dimana setiap set dipercaya bisa membawa anda selangkah lebih dekat dengan orang lain.

Tapi apa hubungan antara Kantai Collection dengan studi yang dilakukan oleh Arthur Aron? Dalam permainan Kantai Collection, kita dipaksa memilih satu dari sekian banyak gadis kapal untuk menjadi kapal sekretaris. Awalnya, mungkin kita tidak akan tertarik pada kapal itu, seperti dalam contoh ini adalah saya dan Murakumo. Saat anda mulai memilih kapal sekretaris, kapal tadi akan banyak “berbicara” pada anda melalui line-line yang ia ucapkan dalam beberapa kesempatan.

49526159_p0_master1200

sumber gambar: http://www.pixiv.net/member_illust.php?mode=medium&illust_id=49526159

Tujuan utama dari 36 pertanyaan yang diberikan oleh Arthur Aron adalah untuk mendekatkan jarak antara dua individu, dan hal itu juga yang nampaknya diterapkan oleh perancang permainan Kantai Collection ini. Beberapa kapal memiliki perkataan yang mereka ulangi pada jam-jam tertentu, dan beberapa juga memiliki perkataan yang akan mereka keluarkan jika kita mengabaikan mereka, dimana hal ini akan membuat kita juga semakin dekat dengan mereka.

Terkadang juga hal ini mendorong kepada kita mencari tahu lebih banyak tentang mereka lewat fasilitas internet yang sekarang sudah mulai maju, dimana kita bisa mendapatkan lebih banyak informasi dan lebih mudah menjadi ladur. Hal ini tidak hanya berlaku pada permainan Kantai Collection, tapi kita juga bisa menerapkannya pada karakter-karakter fiktif lainnya baik dari kartun, film seri, ataupun film bioskop.

Untuk menutup artikel kali ini, kita bisa membaca alasan-alasan mengapa kita jatuh cinta kepada orang lain yang dijawab oleh Arthur Aron di sini.

Cinta memang terkadang tidak datang kepada semua orang, tapi melalui studi yang dihasilkan oleh Arthur Aron, kita bisa membuat cinta terjadi pada kita dan orang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s